Menjaga Persatuan dan Kesatuan dalam Umat dan Bangsa
Khutbah Pertama
اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِيْ أَنْعَمَ عَلَيْنَا بِنِعْمَةِ الْإِيْمَانِ وَالْإِسْلَامِ. وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ.
أَمَّا بَعْدُ، فَيَا أَيُّهَا الْحَاضِرُوْنَ، أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ. اِتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوْتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ.
Ma'asyiral Muslimin Rahimakumullah,
Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya kepada kita semua [1]. Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW, keluarga, sahabat, dan para pengikutnya yang setia hingga akhir zaman [2].
Pada kesempatan yang mulia ini, khatib berwasiat kepada diri sendiri dan kepada seluruh jamaah untuk senantiasa meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT dengan menjalankan perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya [3].
Hadirin Jamaah Jumat yang Berbahagia,
Hari ini, kita berkumpul di rumah Allah ini dalam keadaan sehat wal afiat. Nikmat ini patut kita syukuri, karena banyak saudara-saudara kita yang sedang sakit, terkena musibah, atau tidak memiliki kesempatan untuk hadir di majelis ilmu ini [1][4].
Sebagai umat Islam, kita diperintahkan untuk menjaga persatuan dan kesatuan. Persatuan adalah kekuatan, sedangkan perpecahan adalah kelemahan. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an:
وَاعْتَصِمُوا بِحَبْلِ اللَّهِ جَمِيعًا وَلَا تَفَرَّقُوا
"Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai" (QS. Ali Imran: 103) [2].
Ayat ini adalah perintah yang jelas agar kita senantiasa menjaga persatuan dan menghindari segala bentuk perpecahan [2]. Dalam konteks kebangsaan kita, persatuan ini terwujud dalam Ukhuwah Islamiyah dan Ukhuwah Wathaniyah [1][5].
Ukhuwah Islamiyah adalah persaudaraan sesama umat Islam [5][6]. Kita semua adalah saudara, tanpa memandang suku, ras, bahasa, maupun golongan. Perbedaan pendapat adalah hal yang wajar, namun jangan sampai perbedaan tersebut memecah belah persaudaraan kita [3][6].
Ukhuwah Wathaniyah adalah persaudaraan sebangsa dan setanah air [1][7]. Kita semua adalah warga negara Indonesia, yang memiliki hak dan kewajiban yang sama. Kita harus saling menghormati, saling membantu, dan saling menjaga demi keutuhan bangsa dan negara [1][8].
Hadirin yang Dirahmati Allah,
Ukhuwah Islamiyah dan Ukhuwah Wathaniyah adalah dua pilar penting dalam menjaga persatuan dan keutuhan umat dan bangsa [1][9]. Keduanya harus berjalan seiring dan seimbang. Kita tidak bisa hanya mementingkan persaudaraan sesama Muslim tanpa peduli terhadap persaudaraan sebangsa. Sebaliknya, kita juga tidak bisa hanya mementingkan persaudaraan sebangsa tanpa memperhatikan persaudaraan sesama Muslim [5][10].
Jika Ukhuwah Islamiyah dan Ukhuwah Wathaniyah berjalan dengan baik, maka akan tercipta masyarakat yang harmonis, aman, dan sejahtera. Pembangunan akan berjalan lancar, dan bangsa Indonesia akan semakin maju dan disegani di mata dunia [3][8].
Namun, jika kedua pilar ini rapuh, maka akan timbul konflik, perpecahan, dan kekacauan. Pembangunan akan terhambat, dan bangsa Indonesia akan semakin terpuruk [3].
Oleh karena itu, marilah kita semua:
- Mempererat Ukhuwah Islamiyah dengan saling menghormati, saling menyayangi, dan saling membantu sesama Muslim [6][11].
- Memperkuat Ukhuwah Wathaniyah dengan menjunjung tinggi nilai-nilai persatuan, kesatuan, dan kebangsaan [1][7].
- Menghindari segala bentuk provokasi, fitnah, dan ujaran kebencian yang dapat memecah belah persaudaraan kita [6].
- Mengutamakan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi dan golongan [2].
Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan dan petunjuk kepada kita semua agar dapat menjaga Ukhuwah Islamiyah dan Ukhuwah Wathaniyah demi terwujudnya persatuan umat dan bangsa [1].
بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ الْآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ. أَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ لِيْ وَلَكُمْ، فَاسْتَغْفِرُوْهُ، إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ.
Khutbah Kedua
اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ حَمْدًا كَثِيْرًا طَيِّبًا مُبَارَكًا فِيْهِ. أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ.
Hadirin yang Dirahmati Allah,
Marilah kita senantiasa memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT atas segala nikmat dan karunia-Nya [1]. Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW [2].
Pada kesempatan ini, khatib mengajak kepada seluruh jamaah untuk senantiasa meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT dengan menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya [3].
Kaum Muslimin Rahimakumullah,
Sebagai penutup khutbah ini, marilah kita berdoa kepada Allah SWT agar senantiasa memberikan kekuatan dan petunjuk kepada kita semua agar dapat menjaga Ukhuwah Islamiyah dan Ukhuwah Wathaniyah demi terwujudnya persatuan umat dan bangsa [1].
Semoga Allah SWT menjadikan kita semua sebagai hamba-hamba-Nya yang muttaqin, yang senantiasa berpegang teguh pada ajaran Islam dan cinta tanah air [2][7].
اَللّٰهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ، وَالْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ، اَلْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ. اَللّٰهُمَّ أَرِنَا الْحَقَّ حَقًّا وَارْزُقْنَا اتِّبَاعَهُ، وَأَرِنَا الْبَاطِلَ بَاطِلًا وَارْزُقْنَا اجْتِنَابَهُ.
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.
عِبَادَ اللهِ، إِنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإِحْسَانِ وَإِيْتَاءِ ذِي الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ. فَاذْكُرُوا اللهَ الْعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْهُ عَلَى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرُ.
Referensi::
- Khutbah Jumat: Ukhuwah Islamiyah dan Wathaniyah, Pilar Persatuan Umat dan Bangsa
- Khutbah Jumat: Utamakan Persatuan Bangsa di atas Kepentingan Pribadi - Muhammadiyah
- Khutbah Jumat Meningkatkan Ukhuwah Islamiyah - detikNews
- Khutbah Jumat: Menjaga Persatuan Umat di Tengah Perbedaan - NU Online
- Khutbah Jumat: Urgensi Ukhuwah Insaniyah di Tengah Kehidupan - NU Online
- MEMUPUK UKHUWAH ISLAMIYAH - Teks Khutbah Jumat Singkat
- Khutbah Jumat: Memupuk Ukhuwah Wathaniyah, Merawat Keislaman dan Keindonesiaan
- Khutbah Jumat: Syukur atas Kemerdekaan dengan Ibadah, Taat, dan Persatuan
- Informasi Berita Khutbah Terbaru Hari Ini - NU Online
- Khutbah Jum'at: Persaudarakan Umat Manusia - Suara Muhammadiyah
- Khutbah Jumat : Menjaga Ukhuwah Islamiyah - Minanews.net
Komentar
Posting Komentar