Etika Pejabat Publik dalam Islam Dalam Islam, jabatan publik adalah amanah yang besar, bukan sekadar kedudukan untuk mencari popularitas atau kekayaan [1] [2] . Pejabat publik memiliki tanggung jawab untuk melayani masyarakat dengan adil, transparan, dan bertanggung jawab [1] [3] . Bagian penting dari menjalankan amanah ini adalah bagaimana seorang pejabat menanggapi kritik dari rakyat. Islam dan Kritik Kritik adalah bagian tak terpisahkan dari kehidupan sosial [4] . Dalam Islam, kritik yang konstruktif dipandang sebagai nasihat yang membangun dan bahkan menjadi bagian dari amar ma'ruf nahi munkar (menyeru kepada kebaikan dan mencegah kemungkaran) [5] [6] . Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an Surat Ali Imran ayat 104 : وَلْتَكُنْ مِنْكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَأُولَئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ Artinya: "Dan hendaklah di antara kamu ada segolongan orang yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh (ber...