Jumlah Ismiyyah dan Jumlah Fi'liyyah dalam Bahasa Arab Dalam bahasa Arab, kalimat (الْجُمْلَةُ) dibagi menjadi dua jenis utama berdasarkan elemen yang mengawali kalimat tersebut [1] : Jumlah Ismiyyah (جُمْلَةٌ اِسْمِيَّةٌ) Jumlah Fi'liyyah (جُمْلَةٌ فِعْلِيَّةٌ) [1] 1. Jumlah Ismiyyah (جُمْلَةٌ اِسْمِيَّةٌ) Jumlah Ismiyyah adalah kalimat yang diawali dengan isim (kata benda) [2] [3] . Jumlah ini tersusun dari dua komponen utama: mubtada' (مُبْتَدَأ) dan khabar (خَبَر) [2] [4] . Mubtada' (مُبْتَدَأ) : Subjek atau topik yang dibicarakan dalam kalimat [2] [4] . Mubtada' harus berupa isim ma'rifah (kata benda yang jelas, spesifik) [3] . Khabar (خَبَر) : Predikat atau informasi yang menjelaskan tentang mubtada' [2] [4] . Khabar harus berupa isim nakirah (kata benda umum) [3] . Struktur : مُبْتَدَأ + خَبَر [4] Mubtada' selalu berada di awal kalimat dan tidak didahului oleh khabar [3] . Khabar harus sesuai dengan mubtada' dalam...
Komentar
Posting Komentar